Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Saturday, March 14, 2009

Tuntutan Zaman Kebebasan Pers & Ekspresi


Makassar-unhas. Pagi yang tidak terlalu cerah dangan suasana kampus yang agak sepi, sabtu (14/03),tepat pukul 10.00 WITA, di gedung Pusat Kegiatan Penelitian (PKP) Universitas Hasanuddin diadakan Diskusi Buku ATMAKUSUKAH,Tuntutan Zaman; Kebebasan PERS, yang langsung dibuka secara langsung Mantan Ketua Dewan Pers Independen yang tidak lain adalah Bapak Atmakusumah Astraatmadja. Selain itu hadir pula Sirtjo Koolhof seorang pengamat jurnalis yang berasal dari Belanda, Bapak Dahlan yang mewakili pihak Universitas Hasanuddin, dan dimeriahkan pula oleh Ketua KPID ( Bapak Rusidin Tempo )Sul-Sel.Diskusi dimulai oleh Bapak Atmakusumah dengan membahas secara singkat isi bukunya yang berisi tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di dunia Pers selama 25 tahun terakhir. Peristiwa-peristiwa pers yang sangat menyedihkan telah terjadi dalam kancah dunia jurnalistik Indonesia dan peristiwa ini telah terjadi di seluruh penjuru Indonesia; Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Surabaya, Pontianak, Pekanbaru, Makassar, Timor-Timor, Ambon, dan Papua.span class="fullpost"> Ancaman Pers terkait dari masyarakat-masyarakat tertentu tapi sekarang sudah mulai berkurang. Masyarakat-masyarakat itu terdiri dari oknum-oknum tertentu yang ingin menghacurkan dunia jurnalistik pers. “masyarakat-masyarakat sekarang terlalu percaya dengan internet, terlalu percaya dengan TUHAN GOOGLE, percaya dengan TUHAN YAHOO,” tegas Sirtjo Koolhof. Menurut beliau, ketika kita membuka google di Indonesia akan sangat jauh berbeda isi jika kita membukanya di Belanda walaupun kecepatan untuk mendapatkan informasi itu sama. Sangat ironi memang, masyarakat Indonesia di saat sekarang ini sangat menyukai berita-berita yang berbau kekerasan, porno, takhayyul, issu-issu sensitive,bahkan sampai urusan ranjang para public figure. Seharusnya masyarakat kita menjadi konsumen kritis dengan menonton produksi-produksi yang sehat.(red.green)
selengkapnya

Salam Redaksi

Assalamualaikum wr/wb Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kepada tim redaksi “EXIST” dalam menghadapi berbagai kesulitan baik dalam peliputan berita maupun dalam pengolahannya.Sesuai dengan namanya “EXCIST (EXCELENT COMMUNICATION FO SOCIETY)” kami berharap bulletin online ini akan selalu konsisten dalam menjunjung tinggi prinsip dan etika jurnalistik baik dalam peliputan berita maupun dalam pengolahannya mengikuti konsep EXCIST dimana berbeda dengan EXIST, massa EXCIST tidak akan berubah walau dibawa kemana-mana bahkan tidak terpengaruh oleh gravitasi, EXCIST akan menjadikan konsep ini sebagai filosofi dalam menampung aspirasi untuk kepentingan semua kalangan dengan tetap konsisten terhadap prinsip walau dalam kondisi apapun dan tidak akan goyah dengan kekuatan apapun. Ucapan terima kasih tak lupa pula kami berikan kepada KANDA-KANDA yang telah dengan sabar berbagi ilmu kepada kami dan anggota tim lainnya.Ilmu tentang dasar-dasar jurnalistik yang dapat kami timbah dalam kelas exkul membuat kami sedikit lebih mudah dalam peliputan berita di lapangan. Membangkitkan naluri jurnalistik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan,butuh waktu dan banyak latihan untuk itu.Kami tim redaksi “EXCIST” sedikit mengalami kesulitan terutama dalam menyisipkan waktu untuk membicarakan EXCIST demi memenuhi kewajiban sebagai mahasiswa.Namun kesulitan itu kami anggap sebagai tantangan yang harus kami lewati.Kami pun terus berusaha meskipun berat untuk menciptakan tekad penuh dalam membangun EXCIST menjadi bulletin yang dapat bermanfaat bagi semua. Sebagai pemula,kami sadar akan keterbatasan dan masih dangkalnya ilmu tentang jurnalistik yang kami miliki namun, tugas untuk membuat bulletin online “EXCIST” ini menjadi sebuah pengalaman yang kami jadikan guru dan menjadi media introspeksi dalam melihat kekurangan –kekurangan dalam penulisan berita agar apa yang akan kami hadapi berikutnya dapat kami lewati dengan lebih baik dan ikhlas untuk menghasilkan karya-karya jurnalistik yang lebih baik pula. EXIST tidak akan ada tanpa adanya kerjasama antara tim redaksi. Akhir kata, sekali lagi kami ucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu dari awal hingga terbentuknya “EXCIST”. Wassalam….