Showing posts with label bahan kuliah. Show all posts
Showing posts with label bahan kuliah. Show all posts

Thursday, March 12, 2009

FIGUR 09

FIGUR 2009 FOR EXCIST
Mau baca aktivitas yang seru-seru anak Excist 08 di Figur
silakan............
Akhirnya FIGUR (Forum Inisiasi Gerakan Unik dan Radikal) Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi berlangsung juga. Amkop (Akademi Manajemen Koperasi) Makassar menjadi saksi bisu tempat kemarahan.
berlangsungnya acara pembukaan pada hari Jumat, 6 Maret 2008 sekitar pukul 14.00 waktu amkop.

Figur kali ini dibuka langsung oleh PD III FISIP UNHAS Bapak Abdul Gaffar. Mengangkat tema “Melek Media menuju Revolusi Informasiâ. FIGUR kali ini diharapkan dapat mencapai sebuah revolusi informasi dengan menghasilkan generasi-generasi yang melek media harap Kak Madi 04 selaku Koord. Sterring.

Dengan diikuti oleh lebih kurang 50 peserta, saat inipun tengah berlangsung materi pertama yaitu “kenyataan di awal gelombang radio†yang dibawakan oleh kanda Mulyadi Mau.

FIGUR masih terus berlangsung hingga hari Minggu (080309) nanti. Dengan segala hormat kami mengundang kanda-kanda serta rekan-rekan KOSMIK untuk menghadiri kegiatan ini.
kegiatan figur yang berlangsung pada hari jumat 06/03, merupakan sesuatu yang baru buat adik-adik 2008. saya melihat mereka begitu bersemangat disetiap meteri yang didapatkan. apalagi pada saat games yang diberikan oleh bang idol, banyak senyuman dan suara tawa yang membuat ruangan amkop menjadi ramai. dan materi terakhir pada malam sabtu itu di isi oleh kak budi K-98 dan kak ancu k-01 dengan materi kabar dibelakang layar. antusias maba-08 sangat besar mendengarkan cuap-cuap dengan berbagai pengalaman dan ilmu oleh kedua senior yang paling keren hehehhehe...
pokoknya figur 2009 bertema melek media sangat seru...!!! bernuansa unik dan radikal....

Materi kedua berlangsung pukul 20.00 WITA dengan mengangkat tema Dinamika Kelompok. Bang Idol selaku pemateri mampu membuat suasana lebih hidup dari sebelumnya. Ia menyajikan beberapa permainan disela-sela materi yang diberikan. Diantaranya, permainan mengurutkan tanggal kelahiran dari yang muda hingga yang tertua. Selanjutnya, peserta diminta untuk membuat dan membentuk sesuatu dari kertas dan sedotan sesuai dengan imajinasi mereka. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan imajinasi dan mengeksplor kreatifitas mereka. Peserta yang tadinya duduk diam, tampak antusias mengikuti games ini.

Dua jam berlangsung begitu cepat. Kini giliran Kak Budi dan Kak Ancu ( TV ONE ) yang berduet untuk memberikan materi selanjutnya. Mereka berdua didaulat untuk membawakan materi bertema Kabar di Belakang Layar. Sorak sorai dan tepuk tangan peserta dan panitia mengiringi langkah kedua kanda ini saat menuju podium pemateri. Untuk materi yang satu ini, para peserta cukup antusias untuk mengajukan pertanyaan kepada kedua pemateri. Namun karena keterbatasan waktu, tak semua peserta dapat menyalurkan aspirasi, pertanyaan atau mungkin curhatan mereka.

Materi untuk hari pertama ini berakhir pukul 24.07. Para panitia pun membimbing peserta untuk segera menuju kamar yang telah disediakan. Tak lupa, sebagian dari para peserta diimbau untuk membereskan aula terlebih dahulu.

Semoga FIGUR esok akan lebih meriah dan selalu semangat!!!

FIGUR hari kedua pun berjalan lagi,

Diawali dengan senam pagi, peserta memulai INDAH FIGURnya. Setelah senam pagi dan sedikit membersihkan diri kembali peserta memasuki ruang materi dan mendapatkan materi dari OC (Organizing Committee) & SC (Stering Committee) hingga sore hari dengan beberapa tema seperti Mencetak Kenyataanâ€, Membekukan ruang dan waktu menjadi kenyataan, dan “Cahaya yang kukisahkan. Pada 3 materi yang dipandu langsung oleh SC ini peserta FIGUR diberikan tugas perorangan dan perkelompok untuk membuat sebuah karya foto dan video.

Dalam materi mencetak kenyataan, kak Maddie (04) yang memimpin langsung materi, terlihat membagikan Koran kepada peserta FIGUR, untuk kemudian para peserta FIGUR mencari tulisan dalam pemberitaan tersebut.

Menjelang sore hari Kanda Nasrullah Nara (KOMPAS Biro Mks) terlihat memasuki wilayah pelaksanaan FIGUR. Rupanya sore ini beliau didaulat untuk membawakan materi “Dibalik Produksi Media Cetak. Malam pun beranjak tiba… selepas makan malam, materi dilanjutkan kembali. Pada kesempatan kali ini Kanda Yudi (K’99) didaulat sebagai pemateri untuk materi “Diskursus Budaya dan Media Massa. Lepas malam dengan rasa kantuk yang mungkin mulai merasuki setiap wajah para peserta FIGUR. Kanda Ompe’ (Kâ85) didaulat menjadi pemateri berikutnya dengan mengangkat tema “Manajemen Keorganisasian; Mekanisme Struktural atau Otonomi Agensi dan Jaringan. Materi berlangsung dengan sangat interaktif sehingga kantukpun tidak terlalu terlihat lagi di wajah para peserta.

Dini hari, (Minggu,01.30 080309)the last gate yang merupakan langkah terakhir para peserta FIGUR memasuki BIRU MERAH KOSMIKpun berlangsung. Suasana khidmat dan Haru tampak jelas menjadi warna pada saat itu. Beragam persembahan dari adik-adik maba 08 mengisi keramaian dini hari itu. Sampai sambutan dari para mantan ketua Korps seperti Kak Budi (Kâ98), Kak Patang (Kâ01) Kak Bento (Kâ02) Kak Abe (Ka 03) Kak Maddie (Kâ04) Kak Haerul (Kâ™05) sampai kepada kak Irwan (K’06) yang merupakan ketua korps saat ini. Terakhhir penyematan secara simbolis jas Almamater yang merupakan simbol diterimanya adik-adik 08 sebagai anggota baru Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK)

Pagi harinya ketika sisa-sisa kantuk masih memenuhi wajah para peserta FIGUR bahkan wajah penulis,acara penutupan kembali di helat. Dengan sebelumnya memperlihatkan hasil-hasil video dan foto dari peserta FIGUR serta persembahan lagu dari seorang kakak di Ka 06 dengan inisial K.H.A.E.R.U. L Tepat pukul 12.00 siang, sang ketua korps saudara Irwan Idris secara resmi menutup langsung kegiatan FIGUR 2009 kali ini.

Finally tiga hari yang INDAHpun harus segera berakhir, kerja keras panitia didampingi SC benar-benar sangat patut untuk diberi apresiasi yang tinggi. Harapan SC atas hasil dari FIGUR kali ini diharapkan mampu membentuk adik-adik KOSMIK 2008 sebagai generasi muda yang melek media dan kritis dalam menerima informasi.

Terakhir, di tengah ramainya peserta FIGUR, Panitia, Pengurus dan SC berfoto di depan ruangan materi. Penulis dari balik laptop pinjamannya sangat ingin mengucapkan Selamat Datang kepada Adik-adik KOSMIK 2008 di BIRU MERAH KOSMIK. Semoga warna-warni BIRU MERAH akan semakin INDAH dengan kehadiran kalian. Sekali lagi selamat datang dik⦠selamat datang di dunia barumu.


Amkop

080309 12.45

(ditengah menyaksikan kawan-kawan berfoto dan membereskan barangnya masing-masing)

CREATED BY
l15da_maniezt
ichira_chan02
ranesmanmodel

di kutip dari milis kosmik
maaf yach ambil tanpa izin
cuman mau memperlihatkan teman-teman yang belum baca
supaya masuk juga di milis...maaf yach kalau tidak setuju nanti di delete kok....
selengkapnya

Friday, January 30, 2009

pengantar ilmu komunikasi

LATAR BELAKANG MASALAH

Komunikasi antar pribadi merupakan aspek yang sangat penting dalam teori komunikasi, oleh sebab itu perlu diadakan studi lebih lanjut tentang cara yang terbaik untuk memanfaatkannya, penulis mencoba menganalisa salah satu teori tentang konsep diri diri yang berkaitan dengan komunikasi antar pribadi untuk menciptakan komunikasi yang lebih baik.
Konsep diri merupakan Faktor yang sangat penting dan menentukan dalam komunikasi antar pribadi. Kunci keberhasilan hidup adalah konsep diri positip. Konsep diri memainkan peran yang sangat besar dalam menentukan keberhasilan hidup seseorang, karena konsep diri dapat dianalogikan sebagai suatu operating system yang menjalankan suatu komputer. Terlepas dari sebaik apapun perangkat keras komputer dan program yang di-install, apabila sistem operasinya tidak baik dan banyak kesalahan maka komputer tidak dapat bekerja dengan maksimal. Hal yang sama berlaku bagi manusia.
Konsep diri adalah sistem operasi yang menjalankan komputer mental, yang mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Konsep diri ini setelah ter-install akan masuk di pikiran bawah sadar dan mempunyai bobot pengaruh sebesar 88% terhadap level kesadaran seseorang dalam suatu saat. Semakin baik konsep diri maka akan semakin mudah seseorang untuk berhasil. Demikian pula sebaliknya.
Kita dapat melihat konsep diri seseorang dari sikap mereka. Konsep diri yang jelek akan mengakibatkan rasa tidak percaya diri, tidak berani mencoba hal-hal baru, tidak berani mencoba hal yang menantang, takut gagal, takut sukses, merasa diri bodoh, rendah diri, merasa diri tidak berharga, merasa tidak layak untuk sukses, pesimis, dan masih banyak perilaku inferior lainnya.
Sebaliknya orang yang konsep dirinya baik akan selalu optimis, berani mencoba hal-hal baru, berani sukses, berani gagal, percaya diri, antusias, merasa diri berharga, berani menetapkan tujuan hidup, bersikap dan berpikir positip, dan dapat menjadi seorang pemimpin yang handal.

PERMASALAHAN

Diatas kita agak banyak membicarakan konsep diri Positif, karena dari konsep diri positif lahir pula pola perilaku komunikasi antar pribadi yang positip pula yakni melakukan persepsi yg lebih cermat dan mengungkapkan petunjuk-petunjuk yang membuat orang-lain menafsirkan kita dengan cermat pula. Komunikan yang berkonsep diri positip adalah Komunikan yg Tembus Pandang1 ( transparent ).
Dengan bersikap Tembus Pandang berarti kita membuka diri, kita menjadi lebih terbuka terhadap pengalaman-pengalaman gagasan-gagasan baru, lebih cenderung menghindari sikap defensif serta lebih cermat dalam memandang dan menilai diri kita sendiri juga orang lain.
Hubungan antara Konsep diri dan membuka diri dapat dijelaskan dengan Johari Window. Dalam Johari Window tingkat keterbukaan dan tingkat kesadaran tentang diri kita.

JOHARI WINDOW ( JENDELA JOHARI )

Joseph Luft dan Harrington Ingham , mengembangkan konsep Johari Window sebagai perwujudan bagaimana seseorang berhubungan dengan orang lain yang digambarkan sebagai sebuah jendela. ‘Jendela’ tersebut terdiri dari matrik 4 sel, masing-masing sel menunjukkan daerah self (diri) baik yang terbuka maupun yang disembunyikan. Keempat sel tersebut adalah daerah publik, daerah buta, daerah tersembunyi, dan daerah yang tidak disadari. Berikut ini disajikan gambar ke 4 sel tersebut. Johari Window

Open area adalah informasi tentang diri kita yang diketahui oleh orang lain seperti nama, jabatan, pangkat, status perkawinan, lulusan mana, dll. Ketika memulai sebuah hubungan, kita akan menginformasikan sesuatu yang ringan tentang diri kita. Makin lama maka informasi tentang diri kita akan terus bertambah secara vertical sehingga mengurangi hidden area. Makin besar open area, makin produktif dan menguntungkan hubungan interpersonal kita.

Hidden area berisi informasi yang kita tahu tentang diri kita tapi tertutup bagi orang lain. Informasi ini meliputi perhatian kita mengenai atasan, pekerjaan, keuangan, keluarga, kesehatan, dll. Dengan tidak berbagi mengenai hidden area, biasanya akan menjadi penghambat dalam berhubungan. Hal ini akan membuat orang lain miskomunikasi tentang kita, yang kalau dalam hubungan kerja akan mengurangi tingkat kepercayaan orang

Blind area yang menentukan bahwa orang lain sadar akan sesuatu tapi kita tidak. Misalnya bagaimana cara mengurangi grogi, bagaimana caranya menghadapi dosen A, dll. Sehingga dengan mendapatkan masukan dari orang lain, blind area akan berkurang. Makin kita memahami kekuatan dan kelemahan diri kita yang diketahui orang lain, maka akan bagus dalam bekerja tim.

Unknown area adalah informasi yang orang lain dan juga kita tidak mengetahuinya. Sampai kita dapat pengalaman tentang sesuatu hal atau orang lain melihat sesuatu akan diri kita bagaimana kita bertingkah laku atau berperasaan. Misalnya ketika pertama kali seneng sama orang lain selain anggota keluarga kita. Kita tidak pernah bisa mengatakan perasaan “cinta”. Jendela ini akan mengecil sehubungan kita tumbuh dewasa, mulai mengembangkan diri atau belajar dari pengalaman

Yang dimaksud dengan daerah publik adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh dirinya dan orang lain. Daerah buta adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh orang lain tetapi tidak diketahui oleh dirinya. Dalam berhubungan interpersonal, orang ini lebih memahami orang lain tetapi tidak mampu memahami tentang diri, sehingga orang ini seringkali menyinggung perasaan orang lain dengan tidak sengaja. Daerah tersembunyi adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh diri sendiri tetapi tidak diketahui oleh orang lain. Dalam daerah ini, orang menyembunyikan/menutup dirinya. Informasi tentang dirinya disimpan rapat-rapat. Daerah yang tidak disadari membuat bagian kepribadian yang direpres dalam ketidaksadaran, yang tidak diketahui baik oleh diri sendiri maupun orang lain. Namun demikian ketidaksadaran ini kemungkinan bisa muncul.
Oleh karena adanya perbedaan individual, maka besarnya masing-masing daerah pada seseorang berbeda dengan orang lain. Gambaran kepribadian di bawah ini dapat memberikan contoh mengenai daerah-daerah dalam Jendela Johari.

Johari Window

Pengenalan diri dapat dilakukan melalui 2 tahap, tahap yang pertama pengungkapan diri (self-disclosure) dan tahap yang kedua menerima umpan balik ( Feedback ). Tahap pengungkapan diri, orang memperluas daerah C (lihat gambar 2), sedangkan untuk memperluas daerah B dibutuhkan umpan balik dari orang lain (lihat gambar 3). Akhirnya, ia akan mempunyai daerah publik (A) yang semakin luas (lihat gambar 4).

KASUS

Dian, gadis pemalu, ia selalu sulit menjalin pergaulan. Sangat jarang ia dapat menceritakan perasaan, keinginan, dan fikiran-fikiran yang ada pada dirinya. Akibatnya, ia kurang dikenal oleh teman sepergaulannya.

Kemungkinan besar, Dian mempunyai daerah publik (A) yang kecil, sedangkan daerah yang tersembunyi lebih besar (C) atau Siti mempunyai daerah buta yang lebih besar (B), sebab kelebihan yang merupakan aset bagi dirinya tidak disadarinya atau dilihat orang lain.
Semakin luas daerah A dapat dikatakan seseorang mempunyai konsep diri yang positif. Ia telah tahu, baik dalam kuantitas maupun kualitas, kekuatan dan kelemahan dirinya. Orang semakin bebas untuk menentukan langkahnya, topeng-topeng yang dipakainya semakin terkuak dan ditinggalkannya. Ia menjadi pribadi yang matang, percaya diri, tidak takut menghadapi kegagalan, dan siap mengahadapi tantangan.

KESIMPULAN

Setelah seseorang melakukan upaya mengenali kekuatan dan kelemahan diri, orang lain akan menyadari siapa saya? Mengenal diri bukanlah tujuan. Pengenalan diri adalah sebagai wahana (sarana) untuk mencapai tujuan hidup. Oleh karenanya, setelah seseorang dapat menjawab pertanyaan siapa saya? maka pertanyaan selanjutnya adalah saya ingin menjadi siapa? Jawaban atas pertanyaan tersebut tentunya beragam, sesuai dengan peran-peran yang dimainkannya. Manusia memiliki kemampuan untuk mengubah atau mengembangkan diri.

DAFTAR PUSTAKA

Jalaluddin Rakhmat, Psikologi Komunikasi.Cetakan 2004
Helmi, A. F. Dan Ramdhani, N. 1992. Konsep Diri dan Kemampuan Bergaul.
Laporan Penelitian. Yogyakarta : Fakultas Psikologi UGM.
Koentjoro. 1989. Konsep Pengenalan Diri dalam AMT. Makalah. Dalam Modul Pelatihan AMT. Jurusan Psikologi Sosial UGM, dalam rangka Lustrum V Fak.
Psikologi UGM, Yogyakarta.
Sumber – Sumber internet

selengkapnya

Monday, January 26, 2009

kebersamaan

sedihnya hati ini ketika melihat kawan-kawan tumbang terkapar satu-persatu kita saling tolong menolong membantu satu sama lain perjalinan persaudaraan yang semakin erat....
kata nak excist:


sabda :
pengenka terulang kmbali nurani...
smoga kebersamaan ini ga akan terhenti mpe disini aja yah...
fenny :
excist....
nurani tlah usai..
tp kuq gw jd sdih yh..
Seandaix wkt dpt gw putr kmbli,
gw pgen d malakaji lg breng fren gw..
Suatu kbersamaan yg sgt indh n t'kn pnah trgntikn..
lispa :
jalan kita masih panjang
masih ada waktu tersisa
coba kuatkan dirimu
jangan berhenti disini,
beri satu kesempatan
cinta suci berbicara
waktu kan mengilhami
kedewasaan hatimu

hikss.. jujur pas kalian satu persatu tumbang, sedihh bgt bgt bgt..
menangis hati ini rasanya saking sayangnya sm kalian..
tetap ki semua kompak & semangat nahh..
sampe ketemu ki d FIGUR nah syg..


LOVE U!!!!

DAN ADA JUGA BEBERAPA TEMAN KITA yang perlu mendapat Apresiasi yang tinggi Tanpa mereka kita mungkin mau makan apa mereka DENGAN TANPA RASA menGELUH MEMASAK dengan SEMANGAT walauPUN DALAM KEADAAN SAkit

ada PULA YANG SIBUK MENcari GOSIP-GOSIP BERCERITA YANG SEBENARNYA TIDAK PENTING YANG BISA MEMbuat exciST ruNTUH...ADA YANG SIBUK MENCARI kEbenaran karena TAKUT mungkIN KALO kebenarAN ITU TERJADI( " tenang saja nda benarji itu...???")....


INTI DARI TULISAN INI marilah kita bersatu KELOMPOK-KELOMPOK YANG KITA BUAT ITU HARUS SALING MENDUKUNG JANGANLAH SALING MENJATUHKAN...
OKAY... SEKIAN.....
selengkapnya

Salam Redaksi

Assalamualaikum wr/wb Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kepada tim redaksi “EXIST” dalam menghadapi berbagai kesulitan baik dalam peliputan berita maupun dalam pengolahannya.Sesuai dengan namanya “EXCIST (EXCELENT COMMUNICATION FO SOCIETY)” kami berharap bulletin online ini akan selalu konsisten dalam menjunjung tinggi prinsip dan etika jurnalistik baik dalam peliputan berita maupun dalam pengolahannya mengikuti konsep EXCIST dimana berbeda dengan EXIST, massa EXCIST tidak akan berubah walau dibawa kemana-mana bahkan tidak terpengaruh oleh gravitasi, EXCIST akan menjadikan konsep ini sebagai filosofi dalam menampung aspirasi untuk kepentingan semua kalangan dengan tetap konsisten terhadap prinsip walau dalam kondisi apapun dan tidak akan goyah dengan kekuatan apapun. Ucapan terima kasih tak lupa pula kami berikan kepada KANDA-KANDA yang telah dengan sabar berbagi ilmu kepada kami dan anggota tim lainnya.Ilmu tentang dasar-dasar jurnalistik yang dapat kami timbah dalam kelas exkul membuat kami sedikit lebih mudah dalam peliputan berita di lapangan. Membangkitkan naluri jurnalistik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan,butuh waktu dan banyak latihan untuk itu.Kami tim redaksi “EXCIST” sedikit mengalami kesulitan terutama dalam menyisipkan waktu untuk membicarakan EXCIST demi memenuhi kewajiban sebagai mahasiswa.Namun kesulitan itu kami anggap sebagai tantangan yang harus kami lewati.Kami pun terus berusaha meskipun berat untuk menciptakan tekad penuh dalam membangun EXCIST menjadi bulletin yang dapat bermanfaat bagi semua. Sebagai pemula,kami sadar akan keterbatasan dan masih dangkalnya ilmu tentang jurnalistik yang kami miliki namun, tugas untuk membuat bulletin online “EXCIST” ini menjadi sebuah pengalaman yang kami jadikan guru dan menjadi media introspeksi dalam melihat kekurangan –kekurangan dalam penulisan berita agar apa yang akan kami hadapi berikutnya dapat kami lewati dengan lebih baik dan ikhlas untuk menghasilkan karya-karya jurnalistik yang lebih baik pula. EXIST tidak akan ada tanpa adanya kerjasama antara tim redaksi. Akhir kata, sekali lagi kami ucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu dari awal hingga terbentuknya “EXCIST”. Wassalam….