Showing posts with label EXIST DI ATAS KERTAS. Show all posts
Showing posts with label EXIST DI ATAS KERTAS. Show all posts

Sunday, May 17, 2009

Settled From My City

Exist Story
Settled From My City
UNHAS, KaryaExcist08/asr
Tanpa terasa setahun sudah aku berpijak di bumi dara dan daeng ini. Diriku mengijakkan kaki di kota yang tak pernah aku kunjungi sebelumnya, pertama dalam kehidupanku, dan akan menjadi sebuah episode kehidupan yang akan tersimpan dengan baik dan rapi tanpa sedikitpun akan kulupakan. Semua hal yang telah terjadi di kota ini akan menjadi sebuah cerita klasik yang akan kuceritakan pada setiap orang yang kutemui.
Suka-duka, bahagia-sedih, kenyang-lapar, rajin-malas, susah-senang, sepi-ramai, tangis-tawa, bahkan sampai cinta-persahabatan, kesemuanya adalah hal yang menjadi sangat indah untuk dikenang. Semuanya telah terukir dengan sebuah setting tempat “Kota Makassar”. Hal yang tak pernah terlintas sekalipun dibenakku. Hal yang tak pernah kubayangkan, dan semuanya telah terjadi, telah terukir dengan sejarah, bahwa seorang Diri telah menghabiskan waktunya di sebuah kota yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.
Berawal dari tujuan utamaku ke kota ini adalah untuk melanjutkan pendidikanku, untuk menggapai cita-citaku, untuk menggapai semua mimpi-mimpi indahku, untuk menunjukkan kepada semua makhluk bahwa AKU JUGA BISA. Dimulai dengan pembicaraanku lewat email dengan seseorang yang telah kuanggap seorang kakak, dia bernama “Mba Diah”, dia sedikit banyak telah memberitahuku tentang seluk beluk kota ini, mengajariku tentang sebuah pelajaran yang bernama “kehidupan” di kota ini, dan dialah juga yang telah merekomendasikan “Kampus Merah” sebagai tempat untuk menggapai cita-citaku. Entah mengapa pilihanku jatuh pada kota ini, padahal masih banyak kota dan kampus yang sebenarnya tidak jauh lebih bagus dari Kampus Merah yang ada di kota ini. Tapi aku yakin pilihanku tidak akan salah, pilihanku tidak akan meleset, dan semoga hal tersebut benar adanya. Aku akan terus berdoa dengan pilihan yang telah aku jatuhkan pada kota ini.
Seiring waktu yang telah berjalan, aku pun mengikuti semua proses yang dimulai dari pendaftaran, pengembalian formulir, ujian masuk, pengumuman kelulusan, dan sampai menjadi mahasiswa baru di Kampus Merah ini. Aku pun menjalani semuanya dengan ikhlas dan masih tetap berdoa agar pilihanku tidak salah.
Kesan pertama yang aku heran dengan kota ini adalah manusia-manusia Makassar yang sangat berani dan lugas. Dan satu hal yang tak akan pernah aku lupa ialah “waktu itu 2 hari setelah aku sampai di bumi dara dan daeng ini, aku berjalan ke depan kompleks rumah keluargaku, tepatnya ke counter pulsa, kebetulan pulsaku pada saat itu telah habis dan tiba-tiba ada seorang cowok yang langsung menghampiriku dan berkata “hai cewek...minta nomor handphone nya dong???”, akupun segera bergegas dari penjual pulsa tersebut, aku sangat takut dan dalam benakku sempat terpikir entah mengapa aku baru ketemu dengan orang yang sangat “over pd” ( sangat berani ) dalam kehidupanku, dalam benakku pun tersirat (di Kotaku, nggak ada orang yang berani seperti orang ini).to be continue
selengkapnya

News
BASO MENJADI DUTA LINGKUNGAN HIDUP
UNHAS, Excist08/Riz Berita gembira untuk teman-teman exist 08 saudara kita Baso Wahyuddin mendapat gelar Duta Lingkungan Hidup Makassar pada ajang pemilihan Duta Lingkungan Hidup Makassar 2009 yang di laksanakan kemarin (17/5)
Acara tersebut digelar oleh Independen Models Entertaiment kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Makassar, di lantai tiga Mal Panakukang, Makassar.Baso sendiri yang tergabung dari Independent Models juga menjadi peserta berpasangan
dengan pelajar SMA 1 Sungguminasa Gowa, Mareta Diah Astuti, yang juga menjadi pemenang pada ajang ini.
Baso Wahyudi dan Mareta Diah Astuti mampu memikat hati dewan dewan juri. Di antaranya, Emi (wakil Miss Indonesia Sulsel di Jakarta), Andi Sumangge (Ketua Yayasan AMI AIPI), Andi Apiaty (mewakili Dinas Lingkungan Hidup Makassar), dan Dr Tije (Psikolog UNM).

selengkapnya

Wednesday, May 13, 2009

Logo Baru

News
LOGO BARU
UNHAS, KaryaExcist08/Rz Exist media online memperkenalkan logo baru yang merupakan identitas baru exist sebagai bagian dari kosmik di lihat dari warnanya yang merupakan warna kebesarannya , organisasi himpunan dengan satu-satunya yang memakai "korps" di Unhas.

Logo baru ini diperkenalkan tanpa persetujuan dari teman-teman angkatan 2008 namun tetap saja dilaunching mengingat sobat exist lagi final jadi logo ini untuk menyemangati agar sukses di ujiannya ( ga nyambung...hahahaha) . "Logo baru ini merefleksikan integrasi seluruh angkatan 2008 yang menunjukkan kekuatan saling mengisi, tak pernah sedih dan terus bergembira," kata Rizved, saat jumpa Cyber, di exist dot co,Makassar, rabu (13/5).


selengkapnya

Thursday, March 12, 2009

FIGUR 09

FIGUR 2009 FOR EXCIST
Mau baca aktivitas yang seru-seru anak Excist 08 di Figur
silakan............
Akhirnya FIGUR (Forum Inisiasi Gerakan Unik dan Radikal) Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi berlangsung juga. Amkop (Akademi Manajemen Koperasi) Makassar menjadi saksi bisu tempat kemarahan.
berlangsungnya acara pembukaan pada hari Jumat, 6 Maret 2008 sekitar pukul 14.00 waktu amkop.

Figur kali ini dibuka langsung oleh PD III FISIP UNHAS Bapak Abdul Gaffar. Mengangkat tema “Melek Media menuju Revolusi Informasiâ. FIGUR kali ini diharapkan dapat mencapai sebuah revolusi informasi dengan menghasilkan generasi-generasi yang melek media harap Kak Madi 04 selaku Koord. Sterring.

Dengan diikuti oleh lebih kurang 50 peserta, saat inipun tengah berlangsung materi pertama yaitu “kenyataan di awal gelombang radio†yang dibawakan oleh kanda Mulyadi Mau.

FIGUR masih terus berlangsung hingga hari Minggu (080309) nanti. Dengan segala hormat kami mengundang kanda-kanda serta rekan-rekan KOSMIK untuk menghadiri kegiatan ini.
kegiatan figur yang berlangsung pada hari jumat 06/03, merupakan sesuatu yang baru buat adik-adik 2008. saya melihat mereka begitu bersemangat disetiap meteri yang didapatkan. apalagi pada saat games yang diberikan oleh bang idol, banyak senyuman dan suara tawa yang membuat ruangan amkop menjadi ramai. dan materi terakhir pada malam sabtu itu di isi oleh kak budi K-98 dan kak ancu k-01 dengan materi kabar dibelakang layar. antusias maba-08 sangat besar mendengarkan cuap-cuap dengan berbagai pengalaman dan ilmu oleh kedua senior yang paling keren hehehhehe...
pokoknya figur 2009 bertema melek media sangat seru...!!! bernuansa unik dan radikal....

Materi kedua berlangsung pukul 20.00 WITA dengan mengangkat tema Dinamika Kelompok. Bang Idol selaku pemateri mampu membuat suasana lebih hidup dari sebelumnya. Ia menyajikan beberapa permainan disela-sela materi yang diberikan. Diantaranya, permainan mengurutkan tanggal kelahiran dari yang muda hingga yang tertua. Selanjutnya, peserta diminta untuk membuat dan membentuk sesuatu dari kertas dan sedotan sesuai dengan imajinasi mereka. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan imajinasi dan mengeksplor kreatifitas mereka. Peserta yang tadinya duduk diam, tampak antusias mengikuti games ini.

Dua jam berlangsung begitu cepat. Kini giliran Kak Budi dan Kak Ancu ( TV ONE ) yang berduet untuk memberikan materi selanjutnya. Mereka berdua didaulat untuk membawakan materi bertema Kabar di Belakang Layar. Sorak sorai dan tepuk tangan peserta dan panitia mengiringi langkah kedua kanda ini saat menuju podium pemateri. Untuk materi yang satu ini, para peserta cukup antusias untuk mengajukan pertanyaan kepada kedua pemateri. Namun karena keterbatasan waktu, tak semua peserta dapat menyalurkan aspirasi, pertanyaan atau mungkin curhatan mereka.

Materi untuk hari pertama ini berakhir pukul 24.07. Para panitia pun membimbing peserta untuk segera menuju kamar yang telah disediakan. Tak lupa, sebagian dari para peserta diimbau untuk membereskan aula terlebih dahulu.

Semoga FIGUR esok akan lebih meriah dan selalu semangat!!!

FIGUR hari kedua pun berjalan lagi,

Diawali dengan senam pagi, peserta memulai INDAH FIGURnya. Setelah senam pagi dan sedikit membersihkan diri kembali peserta memasuki ruang materi dan mendapatkan materi dari OC (Organizing Committee) & SC (Stering Committee) hingga sore hari dengan beberapa tema seperti Mencetak Kenyataanâ€, Membekukan ruang dan waktu menjadi kenyataan, dan “Cahaya yang kukisahkan. Pada 3 materi yang dipandu langsung oleh SC ini peserta FIGUR diberikan tugas perorangan dan perkelompok untuk membuat sebuah karya foto dan video.

Dalam materi mencetak kenyataan, kak Maddie (04) yang memimpin langsung materi, terlihat membagikan Koran kepada peserta FIGUR, untuk kemudian para peserta FIGUR mencari tulisan dalam pemberitaan tersebut.

Menjelang sore hari Kanda Nasrullah Nara (KOMPAS Biro Mks) terlihat memasuki wilayah pelaksanaan FIGUR. Rupanya sore ini beliau didaulat untuk membawakan materi “Dibalik Produksi Media Cetak. Malam pun beranjak tiba… selepas makan malam, materi dilanjutkan kembali. Pada kesempatan kali ini Kanda Yudi (K’99) didaulat sebagai pemateri untuk materi “Diskursus Budaya dan Media Massa. Lepas malam dengan rasa kantuk yang mungkin mulai merasuki setiap wajah para peserta FIGUR. Kanda Ompe’ (Kâ85) didaulat menjadi pemateri berikutnya dengan mengangkat tema “Manajemen Keorganisasian; Mekanisme Struktural atau Otonomi Agensi dan Jaringan. Materi berlangsung dengan sangat interaktif sehingga kantukpun tidak terlalu terlihat lagi di wajah para peserta.

Dini hari, (Minggu,01.30 080309)the last gate yang merupakan langkah terakhir para peserta FIGUR memasuki BIRU MERAH KOSMIKpun berlangsung. Suasana khidmat dan Haru tampak jelas menjadi warna pada saat itu. Beragam persembahan dari adik-adik maba 08 mengisi keramaian dini hari itu. Sampai sambutan dari para mantan ketua Korps seperti Kak Budi (Kâ98), Kak Patang (Kâ01) Kak Bento (Kâ02) Kak Abe (Ka 03) Kak Maddie (Kâ04) Kak Haerul (Kâ™05) sampai kepada kak Irwan (K’06) yang merupakan ketua korps saat ini. Terakhhir penyematan secara simbolis jas Almamater yang merupakan simbol diterimanya adik-adik 08 sebagai anggota baru Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK)

Pagi harinya ketika sisa-sisa kantuk masih memenuhi wajah para peserta FIGUR bahkan wajah penulis,acara penutupan kembali di helat. Dengan sebelumnya memperlihatkan hasil-hasil video dan foto dari peserta FIGUR serta persembahan lagu dari seorang kakak di Ka 06 dengan inisial K.H.A.E.R.U. L Tepat pukul 12.00 siang, sang ketua korps saudara Irwan Idris secara resmi menutup langsung kegiatan FIGUR 2009 kali ini.

Finally tiga hari yang INDAHpun harus segera berakhir, kerja keras panitia didampingi SC benar-benar sangat patut untuk diberi apresiasi yang tinggi. Harapan SC atas hasil dari FIGUR kali ini diharapkan mampu membentuk adik-adik KOSMIK 2008 sebagai generasi muda yang melek media dan kritis dalam menerima informasi.

Terakhir, di tengah ramainya peserta FIGUR, Panitia, Pengurus dan SC berfoto di depan ruangan materi. Penulis dari balik laptop pinjamannya sangat ingin mengucapkan Selamat Datang kepada Adik-adik KOSMIK 2008 di BIRU MERAH KOSMIK. Semoga warna-warni BIRU MERAH akan semakin INDAH dengan kehadiran kalian. Sekali lagi selamat datang dik⦠selamat datang di dunia barumu.


Amkop

080309 12.45

(ditengah menyaksikan kawan-kawan berfoto dan membereskan barangnya masing-masing)

CREATED BY
l15da_maniezt
ichira_chan02
ranesmanmodel

di kutip dari milis kosmik
maaf yach ambil tanpa izin
cuman mau memperlihatkan teman-teman yang belum baca
supaya masuk juga di milis...maaf yach kalau tidak setuju nanti di delete kok....
selengkapnya

Friday, January 30, 2009

SEMINGGU KULIAH ASYI K JUGA EH SEKARANG KETEMU LAGI MA DOSEN YANG MUKANYA GA ASING LAGI..BAGI COWOK-COWOK EXIST HATI-HATI YACH MA DOSEN IPTEKS KITA HEHEHE selengkapnya

Monday, January 26, 2009

kebersamaan

sedihnya hati ini ketika melihat kawan-kawan tumbang terkapar satu-persatu kita saling tolong menolong membantu satu sama lain perjalinan persaudaraan yang semakin erat....
kata nak excist:


sabda :
pengenka terulang kmbali nurani...
smoga kebersamaan ini ga akan terhenti mpe disini aja yah...
fenny :
excist....
nurani tlah usai..
tp kuq gw jd sdih yh..
Seandaix wkt dpt gw putr kmbli,
gw pgen d malakaji lg breng fren gw..
Suatu kbersamaan yg sgt indh n t'kn pnah trgntikn..
lispa :
jalan kita masih panjang
masih ada waktu tersisa
coba kuatkan dirimu
jangan berhenti disini,
beri satu kesempatan
cinta suci berbicara
waktu kan mengilhami
kedewasaan hatimu

hikss.. jujur pas kalian satu persatu tumbang, sedihh bgt bgt bgt..
menangis hati ini rasanya saking sayangnya sm kalian..
tetap ki semua kompak & semangat nahh..
sampe ketemu ki d FIGUR nah syg..


LOVE U!!!!

DAN ADA JUGA BEBERAPA TEMAN KITA yang perlu mendapat Apresiasi yang tinggi Tanpa mereka kita mungkin mau makan apa mereka DENGAN TANPA RASA menGELUH MEMASAK dengan SEMANGAT walauPUN DALAM KEADAAN SAkit

ada PULA YANG SIBUK MENcari GOSIP-GOSIP BERCERITA YANG SEBENARNYA TIDAK PENTING YANG BISA MEMbuat exciST ruNTUH...ADA YANG SIBUK MENCARI kEbenaran karena TAKUT mungkIN KALO kebenarAN ITU TERJADI( " tenang saja nda benarji itu...???")....


INTI DARI TULISAN INI marilah kita bersatu KELOMPOK-KELOMPOK YANG KITA BUAT ITU HARUS SALING MENDUKUNG JANGANLAH SALING MENJATUHKAN...
OKAY... SEKIAN.....
selengkapnya

Tuesday, January 20, 2009

pengalaman berharga

Banyak pengalaman yang saya dapatkan setelah dari nurani ,menurutku itu adalah pengalaman yang sangat berharga yang hanya didapat sekali dalam seumur hidup.Selama di desa cikoro tempat nurani , kami di bimbing untuk selalu kompak dan tentunya harus BERSAMA BERBAGI KEBERSAMAAN sesuai dengan tema nurani kami kali ini.Disana saya bisa melihat karakter teman masing2 mulai dari yang malas,rajin,takut,dll.
Setiba disana kami langsung di arahkan untuk memasukkan barang bawaan ke dalam ruangan yang telah di sediakan .Karena saat itu hujan turun,kami lupa berdoa bersama sebelum masuk kedalam ruangan itu.Sebenarnya kami mau di tempatkan di tenda-tenda tapi berhubung cuaca yang kurang bersahabat,kami di perintahkan untuk tidur di ruangan yang tadi.Tapi di situ bisa saya lihat rasa kebersamaan antara kami.
Suka dan duka kami hadapi bersama,yang biasanya kami tidur di rumah dengan enak tanpa gangguan dengan kaki yang sesuka hati mau di arahkan kemana,begitu juga dengan tangan yang mau pakai bantal atau tidak,disana kami tidak mendapatkan hal seperti itu,tidur saling berimpit-impitan dengan bermacam-macam gaya ,ada yang gaya maaf!!!doggy style,malahan ada juga yang tidak tidur.
Wisata biro merupakan agenda yang wajib di ikuti oleh para maba,di situ bisa saya lihat teman-teman yang malas dan rajin dalam mengerjakan tugas biro.Wisata biro kali ini kami di latih untuk tampil di depan senior dan teman-teman yang lain,percaya diri adalah kunci yang digunakan untuk bisa tampil di hadapan orang banyak.Kami di tuntut untuk bisa menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh orang lain,biarpun jawabannya tidak sesuai dengan pertanyaan si penanya.
Di sana kami di tuntut untuk bisa mengambil keputusan yang tepat di waktu yang tepat dan secara cepat.Inilah nurani kali ini
,banyak sekali kejadian-kejadian yang unik,lucu,yang membuat senang,bahagia,dan mengharukan.Sebagai anak komunikasi kami harus bisa bersosialisasi dengan warga sekitar.Kita harus lebih menghargai alam, pemandangan alam cikoro begitu natural dengan pohon rindangnya yang mengelilingi lapangan terbuka,ketika berada di tengah lapangan itu dengan mata memandang sekelilingnya kita sadar bahwa alam sebegini indah harus kita jaga bukan di rusak.
Cikoro merupakan kenangan yang tidak bisa di lupakan begitu saja,dia adalah tempat yang begitu luar biasa menurut saya.Dia akan saya masukkan ke dalam mememori saya dan tidak akan di lupakan begitu saja.Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran saya dalam menghadapi hidup dan tema
BERSAMA BERBAGI KEBERSAMAAN tidak kita pakai di nurani ini tetapi kita tanamkan kedalam pikiran dan hati kita semua untuk menjalani di kehidupan di luar sana.
selamat jalan nurani....
selamat tinggal cikoro....

by muhram"muyam pato"exist'08

selengkapnya

Monday, January 19, 2009

Alhamdulilah NURANI08 telah selesai.....................

Puji syukur patut kita panjatkan dan tak henti2nya kita berterimah kasih atas limpahan nikmat dan kasih sayang ALLAH SWT, atas seizinlah akhirnya acara NURANI08 selesai juga, walaupun cukup melelahkan tapi asyik. Terlebih dengan adanya kegiatan ini rasa pesaudaraan diantara kita lebih terjalin lagi. Dan semoga dimasa yang akan datang ini bisa...........................................................
NB: titik-titik maksudnya terserah apa deh yang penting positif.

HIDUP EXISTO8 DAN KOSMIK UNHAS selengkapnya

Nurani Seri 1

Story
Nurani Seri 1
UNHAS, Excist08/RhIring-iringan truk tentara yang mengangkut anak-anak kosmik dari dalam kampus mulai terlihat dari arah pondokan, hanya terpisah oleh danau unhas saja. Saya hitung-hitung ada 2 truk tentara ditambah satu bis milik pemkab maros yang mengangkut anak kosmik itu. Oh masih ada satu lagi ternyata, Mobil Pickup Kijang pengangkut barang-barang logistik seperti beras, kompor dan sayur-sayuran serta lauk pauk lainnya juga turut serta.Â

Iring-iringan itu berhenti di depan pintu satu Unhas, saya dan patang pun ikut naik di salah satu truk itu. Selajutnya perjalanan dimulai. Matahari sebenarnya bersinar cerah, hanya tertutupi awan mendung saja,tetapi masih kelihatan sedikit-sedikit sehingga ketakutan akan turunnya hujan tidak terlalu dipikirkan. Truk yang saya tumpangi berada barisan paling depan, ditambah lagi sang sopir rupanya suka ngebut, jadi perjalanan ke lokasi nanti saya pikir akan tepat waktu.Â

Laju truk terdepan ini meninggalkan jauh truk lainnya dan bis pemkab dibelakang. Ada beberapa anak kosmik juga yang menggunakan motor berboncengan, saya lupa berapa motor waktu itu. Ketika memasuki daerah takalar, adzan dzuhur berkumandang. Rombongan pun berisitirahat di seberang jalan depan mesjid besar kota takalar. Ada yang langsung pergi sholat, ada yang turun dan duduk di depan kios sambil mengemil permen, minum air putih, ada juga yang membagikan salak, bahkan ada yang sempat berfoto-foto. Tidak berapa lama kemudian truk dan bis pemkab pun tiba. Ketika mendekat, ternyata bis tersebut milik pemkab maros. Entah bagaimana anak-anak kosmik ini bisa mengambil bis pemkab maros untuk pergi nurani, yang jelas acungan jempol patut saya berikan pada mereka. Dari dalam Bis pun turun satu persatu penumpangnya yang didominasi oleh mahluk hawa berdarah biru-merah dan terkenal ayu-ayunya itu. Diantara para penumpang itu saya melihat beberapa wajah asing menggunakan baju seragam putih-putih dan menggunakan scraft merah yang diikatkan pada leher mereka. Kata cokke' 05, mereka itu Tim Bantuan Medis fakultas kedokteran Unhas yang diminta bantuannya untuk ikut pada Nurani ini. Saya pun sekali lagi bersorak dan mengacungkan jempol pada terobosan baru ini. Selanjutnya anak-anak kedokteran itu dikenal dengan Anak TBM. Â

Tidak berapa lama kemudian, rombongan melanjutkan perjalanan lagi. Truk tumpangan saya masih menjadi truk terdepan. Sang sopir ini memang hebat. Setelah Beberapa kilometer kami lalui, truk dibelakang dan bis pemkab maros serta mobil pickup tidak kelihatan lagi. Laju truk itu membelah udara tentu saja konsekuensinya angin pun terasa lebih kencang, rambut anak-anak bertiup kesana kemari terutama kami yang duduk di belakang merasakan langsung tiupan angin itu. Di dalam truk ini rupanya sebagian besar adalah Mahasiswa baru angkatan 2008. Saya tidak terlalu mengenali mereka, hanya ada beberapa yang selalu saya lihat di kampus. Saya geli melihat tingkah mereka yang masih kikuk ketika satu mobil bersama seniornya. Ada yang tidur (atau mungkin pura-pura tidur), ada yang senyum sendiri kala mendengar candaan dari teman dan seniornya, ada juga yang sibuk dengan tempat duduk sempitnya sehingga beberapa kali ia harus memperbaiki posisi tubuhnya. Truk itu penuh sesak sehingga beberapa Maba itu ada yang bergelantungan di besi pegangan dan menempatkan tubuhnya diatas sandaran kursi temannya. Meskipun begitu semua terlihat gembira. Kadang-kadang ada yang berceloteh ngolor ngidul diikuti tawa dan calla-an. Â

Memasuki kota jeneponto, tepatnya di belokan sebelah kiri patung kuda yang menjadi ciri khas daerah jeneponto, truk pun berhenti lagi menunggu rombongan di belakang. Dikhawatirkan truk dan bis di belakang itu tidak tahu arah, sekalian sebagai waktu istirahat sekali lagi. Karena selanjutnya rombongan tidak akan berisitirahat lagi sampai tiba di lokasi nanti. Rombongan turun lagi, truk kami berhenti di depan penjual bahan bangunan. Anak-anak sempat juga numpang buang air kecil di rumah warga dan tentu saja foto-foto. Himas 06 an temannya bahkan sempat makan coto kuda di dekat situ. Jeneponto memang terkenal karena kudanya itu.Â


Setelah bis, truk, mobil pick serta rombongan motor tiba dan berisitarahat bersama, kami pun melanjutkan perjalanan. Langit agak mendung tapi tidak ada rintik hujan, kami pun tetap tenang melaju meskipun dalam kecepatan diatas normal. Ketika memasuki wilayah kelara, wanto yang kebetulan satu truk dengan saya, mengatakan bahwa kita akan melewati rumah neneknya Ilo 06. Bilqis yang sejak tadi meramaikan suasana selalu menanyakan yang mana rumah tersebut, karena tidak kunjung tiba. Kata wanto, daerah itu ada pintu airnya. Kami pun selalu menoleh ke arah kiri yang ditunjukkan wanto dan mendapati beberapa kali pintu air. Akhirnya setelah beberapa lama, terlihat pintu air besar berbeda dengan pintu-pintu air sebelumnya, dan wanto pun menunjuk pada rumah dengan arsitektur khas daerah makassar berbahan baku kayu hitam. "itu mi rumahnya" dan kami pun ber ooooo..." ria. Â

Setelah daerah tempat rumah milik nenek ilo itu dilewati, jalanan mulai terasa tidak mulus lagi. Saya tidak sempat membaca plang tanda pengenal daerah itu, tetapi pemandangan disini mulai indah. Hamparan sawah terlihat membentang sejauh mata memandang. Sementara jalanan mulai menanjak dan penuh lubang disana sini. Terkadang anak-anak kecil bersorak ketika truk kami melewati meraka sambil tertawa. Jalanan menanjak dan penuh lubang malah membuat laju truk kami semakin kencang. Beberapa kali kami berteriak "wooooooww..." ketika truk melonjak-lonjak dan ban beradu dengan aspal rusak yang berlubang-lubang terkadang penuh genangan air.Â

Rusaknya jalanan, tanjakan yang tinggi serta banyaknya tikungan bukan berarti kecepata truk kami bakal menurun. Sebaliknya, sang sopir malah menginjak pedal gas lebih dalam. Dinginnya tiupan angin makin terasa, apalagi kami telah memasuki daerah pegunungan. Saya mulai menyadarinya ketika melihat mawar merah khas dataran tinggi tumbuh di depan rumah penduduk sepanjang perjalanan. Semakin tinggi kami mendaki, dingin alam makin menusuk. Tetapi itu semua terbayar dengan keindahan pemandangan alam di sisi kiri truk ini. Kepala-kepala anak-anak kosmik di truk ini berlomba melongok ke situ. Padi yang mulai menguning berbaris di bedengan sawah dengan sangat rapih. Sementara di sisi sebelahnya ada barisan kebun jagung yang sedang berbuah. Di beberapa belokan pemandangannya seperti itu, tetapi selalu dalam komposisi yang berbeda meskipun isinya tetap sama, padi, jagung, gunung, lembah dan sungai. Gambaran seperti ini mungkin selalu terlihat oleh anak-anak zaman sekarang di layar-layar komputer, sehingga mereka enggan untuk melihat secara langsung ciptaan Tuhan yang maha dahsyat. Beberapa kali terdengar decak kagum dari anak-anak kosmik di truk ini. Jika truk memasuki daerah padat penduduk, maka lambaian tangan dari penduduk yang kami dapati. Tetapi di daerah tikungan  dengan hamparan lukisan alam seperti tadi, maka kami akan dibelai anugerah tuhan seperti tadi. Hanya sahutan "wuuuiih....." atau "wooooww...." saja yang terdengar dari kami diiringi wajah yang berseri-seri.Â

Berkilo-kilo meter sudah tidak terasa kami lewati dengan suguhan selamat datang dari keindahan panorama alam sulawesi selatan ini. Di suatu tanjakan yang tidak terlalu tinggi, truk pun berjalan pelan berhenti tepat di depan sebuah lapangan dengan beberapa bangunan. Ada kantor PKK, kemudian sebuah baruga berukuran sedang dan sebuah mesjid. Disebelah kanannya agak menjauh terlihat dari kejauhan sebuah lapangan sepakola dengan hamparan alam yang luas. Di baruga berukuran sedang tersebut saya melihat sebuah tenda bulan berukuran besar berdiri di tengahnya. Oh  rupanya sudah sampai, disinilah malakaji itu. Ketika Baru saja saya melompat dari atas truk, dan akan menuju baruga tersebut, seseorang menyentuh pundakku, dan saya pun menoleh. Rupanya seorang Maba 2008, perempuan berparas ayu dan berjilbab. ........(bersambung)



selengkapnya

Saturday, January 10, 2009

between exist or excist ???

terjadi perdebatan antara beberapa perkumpulan maba komunikasi 2008 tentang nama angkatan. awalnya nama angkatan komunitas ini yakni exist. pemikiran tentang pencetusnya nama exist ini berawal dari perdana awal-awal kuliah ketika teman-teman maba yang secara tidak sengaja yang ingin terkenal atau tampil di forum ataupun ruang perkuliahan sehingga kata-kata exist terus bergema setiap pertemuan baik di setiap perkumpulan maupun perkuliahan. sehingga anak -anak memutuskan untuk kata exist ini menjadi nama angkatan tapi permasalahannya banyak yang kurang setuju karena belum ada makna atau kepanjangan dari exist....lama kemudian muncul kata baru yang sangat mirip yaitu EXCIST.....Dan memilki kepanjangan excellent communication society..... to be continue selengkapnya

Friday, January 9, 2009

The history of " EXIST "

exCist adalah merupakan kumpulan orang-orang yang beruntung masuk di UNHAS tepatnya fakultas Sospol jurusan ilmu komunikasi dengan berbagai macam jalur ada yang lewat JNS PMJK,UMB,SNMPTN,PMS,dan adajuga POSK......lengkap.....

kawan-kawan exist berasal dari seluruh penjuru belahan negeri Indonesia

dari BeRbAgai SkuLL di InDoNeSia TerCintA, Dr SaBaNg --- MeRauKe, MuLai Dr JAMBI, PADANG, JAWA, JAKARTE, PEMALANG, SEMARANG, BANDUNG, NUNUKAN, BONTANG, GORONTALO, RAHA, TERNATE, KENDARI, PALU, dan yg yang paling banyak dr SULAWESI PARASANGANTA, yg nggak disebut, ketik sendiri yach, ketik REG_EXIST, kirim ke semua nomor anak EXIST08 and jangan pernah tersinggung dan dilarang sakit hati

Saat teman-teman lagi berjuang untuk menuntaskan kegiatan nurani walaupun terjadi banyak kendala tidak menurunkan semangat anak-anak exist untuk ikut nurani....

yang menunjukan bahwa exist punya rasa kebersamaan yang kuat walaupun tidak terlihat secara langsung dilapangan..apa maen bola .....

yagh nanti dilajut degh kalau ada yang mau nyumbang Artikelnya...

kirim ke email exist...= exist.nolapan@gmail.com

KENAPA HARUS EXCIST??? BE CONTINUED....
sangat ditunggu nagh......
selengkapnya

Salam Redaksi

Assalamualaikum wr/wb Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kepada tim redaksi “EXIST” dalam menghadapi berbagai kesulitan baik dalam peliputan berita maupun dalam pengolahannya.Sesuai dengan namanya “EXCIST (EXCELENT COMMUNICATION FO SOCIETY)” kami berharap bulletin online ini akan selalu konsisten dalam menjunjung tinggi prinsip dan etika jurnalistik baik dalam peliputan berita maupun dalam pengolahannya mengikuti konsep EXCIST dimana berbeda dengan EXIST, massa EXCIST tidak akan berubah walau dibawa kemana-mana bahkan tidak terpengaruh oleh gravitasi, EXCIST akan menjadikan konsep ini sebagai filosofi dalam menampung aspirasi untuk kepentingan semua kalangan dengan tetap konsisten terhadap prinsip walau dalam kondisi apapun dan tidak akan goyah dengan kekuatan apapun. Ucapan terima kasih tak lupa pula kami berikan kepada KANDA-KANDA yang telah dengan sabar berbagi ilmu kepada kami dan anggota tim lainnya.Ilmu tentang dasar-dasar jurnalistik yang dapat kami timbah dalam kelas exkul membuat kami sedikit lebih mudah dalam peliputan berita di lapangan. Membangkitkan naluri jurnalistik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan,butuh waktu dan banyak latihan untuk itu.Kami tim redaksi “EXCIST” sedikit mengalami kesulitan terutama dalam menyisipkan waktu untuk membicarakan EXCIST demi memenuhi kewajiban sebagai mahasiswa.Namun kesulitan itu kami anggap sebagai tantangan yang harus kami lewati.Kami pun terus berusaha meskipun berat untuk menciptakan tekad penuh dalam membangun EXCIST menjadi bulletin yang dapat bermanfaat bagi semua. Sebagai pemula,kami sadar akan keterbatasan dan masih dangkalnya ilmu tentang jurnalistik yang kami miliki namun, tugas untuk membuat bulletin online “EXCIST” ini menjadi sebuah pengalaman yang kami jadikan guru dan menjadi media introspeksi dalam melihat kekurangan –kekurangan dalam penulisan berita agar apa yang akan kami hadapi berikutnya dapat kami lewati dengan lebih baik dan ikhlas untuk menghasilkan karya-karya jurnalistik yang lebih baik pula. EXIST tidak akan ada tanpa adanya kerjasama antara tim redaksi. Akhir kata, sekali lagi kami ucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu dari awal hingga terbentuknya “EXCIST”. Wassalam….